Selamat Datang di Web Jendela Keluarga Aris Nurkholis - Ratih Kusuma Wardani

Jendela Keluarga: Mewujudkan Keluarga Islami

Keluarga muslim adalah keluarga yang dibangun atas dasar nilai-nilai keislaman, Setiap anggota keluarga komintmen terhadap nilai-nilai keislaman. Sehingga keluarga menjadi tauladan dan lebih dari itu keluarga menjadi pusat dakwah Islam.

Merajut Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Keluarga sakinah adalah keluarga yang semua anggota keluarganya merasakan cinta kasih, keamanan, ketentraman, perlindungan, bahagia, keberkahan, terhormat, dihargai, dipercaya dan dirahmati oleh Allah SWT.

Cinta Tanpa Syarat

Ketika suami dan isteri sudah menetapkan “cinta tanpa syarat” dan saling memahami, maka perbedaan dan pertengkaran tidak membesar menjadi konflik yang merusakkan kebahagiaan keluarga.

Cinta Tidak Harus Dengan Kata

Mencintai dengan sederhana, adalah mencintai “dengan kata yang tak sempat diucapkan” dan “dengan isyarat yang tak sempat disampaikan”.

Komunikasi dan Interaksi Penuh Cinta

Hal yang sangat vital perannya dalam menjaga keharmonisan rumah tangga adalah interaksi dan komunikasi yang sehat, komunikasi yang indah dan melegakan serta komunikasi penuh cinta antara seluruh anggotanya.

Sunday, June 8, 2014

Kurikulum 2013 dan Pendidikan Lingkungan Hidup




Jendela-Keluarga; Setiap tanggal 5 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day). Hari Lingkungan Hidup ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 2000. Pada hari ini menjadi suatu hal yang penting bagi penduduk bumi untuk meneguhkan kembali arti penting lingkungan hidup dalam kehidupan sehari-hari. Diseluruh penjuru dunia tidak terkecuali Indonesia selalu terus berupaya melakukan dan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian tentang pentingnya memelihara dan melestarikan lingkungan hidup.

Walaupun setiap tahunnya telah diperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan berbagai macam kegiatan dan upaya telah dilakukan dalam rangka menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan hidup, bukan berarti masalah-masalah lingkungan hidup sudah terselesaikan. Namun, masih banyak kita jumpai berbagai permasalahan lingkungan hidup ditengah-tengah masyarakat kita. Salah satu contoh kecil seringkali masih banyak kita temukan banyak limbah sampah berserakan disekitar lingkungan kita. Masalah limbah sampah ini sudah menjadi masalah laten terhadap lingkungan, tidak terkecuali lingkungan sekolah. Sampah menjadi satu persoalan tersendiri yang sampai hari ini penyelesaiannya tak kunjung usai. Masalah ini muncul seiring dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Sikap manusia dalam pemenuhan kehidupan tersebut mempengaruhi sejauh mana kualitas lingkungan sekitar. Lebih sering dijumpai sikap dan perilaku manusia tersebut memberikan banyak dampak negative daripada dampak positif terhadap lingkungan.

Pendidikan diharapkan dapat menjawab tantangan untuk mewujudkan generasi masa depan yang peduli terhadap lingkungan. Kurikulum 2013 yang telah dirumuskan oleh pemerintah merupakan salah satu terobosan yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan generasi-generasi masa depan yang peduli terhadap lingkungan. Banyaknya permasalahan lingkungan yang  mengemuka seperti tumpukan sampah berserakan dimana-mana, sungai-sungai yang penuh dengan sampah, pembalakan liar, pembakaran hutan, dan sebagainya menjadi salah satu alasan munculnya kurikulum 2013 ini. Kurikulum ini diharapkan mampu menjawab tantangan dan permasalahan-permasalahan lingkungan yang terjadi ditengah kehidupan masyarakat.

Dalam kurikulum 2013 ini, syarat akan nilai-nilai pendidikan lingkungan hidup. Bahkan nilai-nilai tersebut ada dalam setiap jenjang pendidikan. Hal ini terlihat dalam standar kompetensi lulusan untuk jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas secara eksplisit mencantumkan bahwa peserta didik dituntut untuk memiliki perilaku yang mencerminkan sikap  orang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Dalam SKL tersebut tampak jelas kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh peserta didik yaitu memiliki sikap bertanggungjawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam. SKL ini muncul didasarkan oleh permasalahan lingkungan yang selama ini terjadi. Kemudian SKL ini diturunkan menjadi standar isi melalui kompetensi-kompetensi inti yang bebas matapelajaran. Sehingga dalam hal ini pendidikan lingkungan hidup tidak hanya menjadi salah satu tanggunggjawab matapelajaran tertentu melainkan semua matapelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan pengetahuan, keterampilan dan sikap bertanggungjawab dalam berinteraksi dengan lingkungan social dan alam.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tidak terlepas dari peran guru sebagai seorang pendidik. Guru sebagai pelaksana kurikulum 2013 harus memahami betul segala bentuk, isi, dan strategi penerapannya. Guru dalam hal ini perlu merumuskan proses pembelajaran yang mampu mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai pendidikan lingkungan hidup kepada peserta didik. Dalam kurikulum 2013 proses pembelajaran mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba [observation based learning] untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Disamping itu, dibiasakan bagi peserta didik untuk bekerja dalam jejaringan melalui collaborative learning. Proses pembelajaran ini diharapkan mampu mengajarkan dan nilai-nilai pendidikan lingkungan hidup kepada peserta didik. Lebih jauh daripada itu guru juga dituntut untuk menjadi pelopor dalam ketauladanan menjaga dan melestarikan lingkungan. Sehingga nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan  yang diinginkan dalam kurikulum 2013 ini dapat tersampaikan dengan baik dan mampu membentuk karakter peserta didik kita. Dengan harapan penerapan kurikulum 2013 ini kedepan mampu mencetak generasi-generasi masa depan bangsa Indonesia yang peduli terhadap lingkungan.

Oleh: Aris Nurkholis

Thursday, June 5, 2014

Rekruitmen Sekolah Guru Indonesia 2014

 

Jendela-Keluarga: Sekolah Guru Indonesia adalah salah satu jejaring divisi pendidikan Dompet Dhuafa yang berkomitmen melahirkan Guru Transformatif yang memiliki kompetensi mengajar, mendidik dan berjiwa kepemimpinan sosial. Sekolah Guru Indonesia didedikasikan bagi para pemuda Indonesia yang siap mengabdikan diri menjadi guru serta menjadi penggerak perubahan di seluruh penjuru Nusantara.

Sejak tahun 2009, Sekolah Guru Indonesia telah membina dan menyemai anak-anak muda inspiratif menjadi Guru Transformatif di 31 Kabupaten di seluruh wilayah Republik Indonesia. Saat ini, Sekolah Guru Indonesia akan segera membuka pendaftaran untuk angkatan VII. Jadwal pendaftaran mulai tanggal 1 Mei - 16 Juni 2014.

PERSYARATAN
  • Pendidikan S-1 dengan IPK ≥ 2,75 skala 4
  • Muslim / Muslimah usia maksimal 25 tahun
  • Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama program berlangsung
  • Siap mengikuti program pembinaan di asrama selama 4,5 bulan dan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia selama 1 tahun
  • Diutamakan mempunyai pengalaman pemberdayaan masyarakat
  • Diutamakan aktif di organisasi mahasiswa / masyarakat

CARA PENDAFTARAN
  • Sebelum melakukan pendaftaran, peserta menyiapkan semua berkas dalam format gambar (file *.JPG) yaitu : a) foto resmi b) scan tanda tangan pribadi dan orang tua c) scan KTP d) scan transkrip nilai IPK e) scan ijazah atau surat keterangan lulus.
  • Unduh formulir pendaftaran di link berikut [Download]
  • Kirimkan formulir yang sudah diisi ke email rekrutmensgi@sekolahguruindonesia.net
  • Petunjuk selengkapnya, Download Panduan Seleksi SGI VII [Download]

(TIDAK menerima berkas pendaftaran via POS)

Batas akhir pengiriman formulir sampai tanggal 16 Juni 2014

KONTAK
Facebook : Sekolah Guru Indonesia – Dompet Dhuafa
Twitter : @SGIDompetDhuafa
Website : www.sekolahguruindonesia.net

INFORMASI PENDAFTARAN
Muh. Shirli Gumilang (085 224 619 196)
Abdul Ahmad Wasiuddin (087 770 942 328)

Tuesday, June 3, 2014

PENERIMAAN PESERTA PROGRAM SM-3T ANGKATAN IV TAHUN 2014


Jendela-Keluarga: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengundang para sarjana pendidikan terbaik untuk ikut maju bersama mencerdaskan indonesia melalui Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) Angkatan ke-IV.
Ikuti agenda rekrutmen berikut.
  1. Pendaftaran daring (online): 21 Mei – 15 Juni 2014
  2. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pengumuman jadwal tes online: 23 Juni 2014
  3. Tes online: 1 – 2 Juli 2014
  4. Pengumuman hasil tes online: 7 Juli 2014
Prodi yang diterima.
  1. Pendidikan Guru PAUD
  2. Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  3. Pendidikan Luar Biasa
  4. Pendidikan Kewarganegaraan
  5. Pendidikan Bahasa Indonesia
  6. Pendidikan Bahasa Inggris
  7. Pendidikan Matematika
  8. Pendidikan Fisika
  9. Pendidikan Kimia
  10. Pendidikan Biologi
  11. Pendidikan IPA
  12. Pendidikan IPS
  13. Pendidikan Sejarah
  14. Pendidikan Geografi
  15. Pendidikan Seni (Drama, Tari, Musik, Rupa/Kerajinan)
  16. Pendidikan Ekonomi/Akuntansi
  17. Bimbingan Konseling
  18. Pendidikan Jasmani
  19. Pendidikan Teknik Mesin/Teknik Otomotif
  20. Pendidikan Teknik Bangunan
  21. Pendidikan Teknik Elektro/Elektronika
  22. Pendidikan Tata Boga/Tata Busana/Tata Rias
  23. Pendidikan Sosiologi/Antropologi
Persyaratan:
  1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan identitas diri berupa KTP yang masih berlaku;
  2. Lulusan program studi kependidikan S-1 (bukan transfer) tiga tahun terakhir (2012, 2013, 2014) dari program studi terakreditasi yang sesuai dengan mata pelajaran dan/atau bidang keahlian yang dibutuhkan, dibuktikan dengan fotokopi ijazah yang telah disahkan (legalisasi). Khusus lulusan tahun 2014 yang belum memiliki ijazah dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditandatangani dan/atau diketahui Pembantu/Wakil Rektor Bidang Akademik.
  3. Berusia maksimum 27 tahun per 31 Desember 2014;
  4. IPK minimal 3,0 yang dibuktikan dengan fotokopi transkrip nilai yang telah disahkan (legalisasi);
  5. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter;
  6. Bebas dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dari pejabat yang berwenang;
  7. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polres/Polresta; dan
  8. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti Program SM-3T dan PPG, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai 6000 rupiah
Bukti persyaratan nomor 1) s.d. nomor 8) dibawa pada saat tes wawancara.

Sumber: http://seleksi.dikti.go.id/sm3t/?tf=

Monday, June 2, 2014

Sebab Melemahnya Iman Aktivis Dakwah



Jendela-Keluarga: Kelemahan yang paling lemah dan melemahkan seorang muslim adalah lemah iman. Dengan mengetahui sebabnya, diharapkan kita mampu mengatasinya, sehingga iman kita semakin kuat dan kokoh.

Berikut ini 5 sebab kelemahan iman, khususnya pada aktifis dakwah :

Tenggelam dalam Kesibukan Duniawi
Tak seorang pun yang luput dari urusan dunia, termasuk seorang dai. Bahkan Al-Qur’an sendiri mengingatkan kita agar mencari akhirat tanpa melupakan dunia. Namun, ketika kesibukan dunia yang menguasai jiwa, ketika seseorang tenggelam dalam kesibukan duniawi, maka iman akan melemah segera.

”Kami telah disibukkan oleh harta dan keluarga kami, maka ampunilah kami.”

Lalai terhadap Faktor Penguat Iman
Lalai dalam mengetahui faktor-faktor yang dapat menguatkan dan meningkatkan iman kepada Allah adalah sebab melemahnya iman. Yakni ketika seseorang tidak memahami dan mengamalkan bahwa ibadah, dzikir, dan kebajikan itulah penguat iman. Saat seseorang menambah kebaikan, sejatinya ia meningkatkan iman. Sebaliknya, siapa yang memilih malas-malasan dari beramal kebajikan, pada saat yang sama ia telah membuat imannya lemah.

Sebagian sahabat berkata, “Iman itu bertambah dan berkurang. Ia bertambah dengan ketaatan dan zikir kepada-Nya, ia berkurang dengan kemaksiatan dan lupa kepada-Nya.”

Menumpuknya Aktifitas dan Beban yang Membuat Ruh dan Jiwa Kehilangan Haknya
Aktifitas yang padat dan beban kerja yang menumpuk -termasuk aktifitas politik dan kerja-kerja sosial- jika tidak dimenej dengan baik akan berakibat pada melemahnya iman. Mengapa? Karena padatnya aktifitas dan menumpuknya beban kerja bisa menjadikan seseorang mengabaikan hak-hak ruh dan jiwanya. Ketika hak-hak ruhiyah itu tak dipenuhi, kegersangan jiwa terasa. Hilangnya sikap bijaksana, pudarnya ketenangan dan kedamaian, dan sempitnya dada adalah indikasi melemahnya iman akibat hak ruh yang tak tertunaikan ini.

Mengejar Target Dakwah, Melupakan Penguat Iman
Ada sebagian aktifis yang sangat bersemangat dalam aktifitas dakwah untuk mengejar target-target kuantitas, namun ia lupa faktor-faktor yang dapat meningkatkan iman. Ia menyeru orang lain, namun meninggalkan dirinya sendiri. Merasa kesibukan sebagai aktifis dan pekerjaan dakwah sudah cukup menjamin menguatnya iman.

Aktifitas dan Peran yang Tak Seimbang
Seorang Muslim, khususnya seorang dai, pasti memiliki lebih dari satu peran dalam hidupnya. Ada peran keluarga sebagai suami (bagi yang sudah menikah), ayah (bagi yang telah memiliki anak), anak (khususnya bagi aktifis muda yang belum menikah), karyawan atau pimpinan di tempat kerja, anggota masyarakat di lingkungannya, organisatoris dan aktifis di organisasinya yang kadang-kadang lebih dari dua, dan seterusnya.

Ketika aktifitas hanya difokuskan pada satu peran, sementara pada banyak peran yang lain ia abai kemudian gagal, maka iman bisa melemah karena ia akan tersibukkan dengan banyak lubang masalah yang ia gali sendiri. Aktifitas yang seimbang, pemenuhan semua peran dengan seimbang lebih menjamin seorang aktifis dakwah untuk tidak hanya imannya tak terganggu dari arah itu, namun juga membuatnya menjadi lebih ideal.

sumber: bersamadakwah.com

Friday, May 23, 2014

[Kisah Nyata] Air Mata Cinta Telah Mengubah Segalanya

 
Jendela Keluarga - Mereka dulunya adalah aktifis dakwah, saat masih menjadi mahasiswa. Di jalan dakwah pula mereka kemudian menikah. Kehidupan pernikahan mereka indah pada awalnya.

Namun bulan-bulan yang terus berlalu hingga hitungan tahun berganti, membuat keduanya mulai berhadapan dengan problem ekonomi. Sang suami, sambil meneruskan kuliah pasca sarjana, berusaha bekerja apa saja. “Yang penting halal,” prinsipnya.

Dari menjadi tukang ojek, jualan kripik, hingga jualan berbagai makanan ringan. Beban hidup suami istri itu semakin besar saat buah hati mereka lahir. Yang menyedihkan, kos-kosan mereka jauh dari kata layak untuk hidup berkeluarga. Atapnya jebol, kamar mandinya bocor.

Setelah lulus S2, sang suami mendapatkan pekerjaan baru sebagai makelar tanah. Ia sendiri merasa pekerjaan ini bukanlah pekerjaan tetap dan menjadi sebuah ironi bagi dirinya yang lulusan terbaik saat kuliah S1 dan kini menjadi Magister Fisika. Namun setidaknya, penghasilannya kini lebih besar dari sebelumnya. Menjadi makelar, membuatnya sangat sibuk. Siang malam ia mencari pembeli. Sebelum matahari terbit ia sudah memacu motornya, dan saat larut malam baru pulang. Praktis, si kecil pun jarang bertemu dengannya.

Menjalani pekerjaan barunya, meski penghasilan lebih besar, pelan-pelan banyak kebahagiaan yang hilang. Tak bisa bercanda dengan buah hati yang sedang lucu-lucunya, juga tak banyak waktu membersamai istrinya.
Yang tak kalah berat baginya, ia yang dulunya aktifis dakwah kini tak sempat berjamaah di masjid kecuali menjadi makmum masbuk. Ia tak lagi hadir di majelis-majelis tarbiyah. Bahkan tak ada lagi tahajud… Ia merasa badai futur sudah sedemikian dahsyat menghempas. “Inikah cita-cita pernikahan itu? Ke mana bunga- bunga mimpi hidup dalam keluarga sakinah, mawaddah, warahmah?” tanyanya kepada hati kecilnya.

Hingga suatu ketika di larut malam setelah ia seharian mencari pembeli. Istri terkasih mendekapnya sangat erat. Akhwat yang dicintainya itu menangis terisak- isak. Seakan-akan ia akan pergi dan tak akan pernah kembali lagi. “Mas… aku tidak pernah meminta uang banyak. Saya juga tidak memintamu untuk bekerja sekaras ini. Sederhana sekali pintaku, engkau kembali menjadi orang yang shaleh, dan aktif dalam dakwah” ucapnya sambil terisak tanpa melepaskan dekapannya.

Sang suami hanya bisa terdiam. Kata-kata membuatnya tak sanggup menahan air mata. “Mas… aku ingin seperti dulu, biar susah tapi kita bisa berjalan bersama ke tempat ta’lim. Sahur senin-kamis bareng. Saling membangunkan dan mengingatkan shalat malam. Mungkin Mas tidak tahu, kenapa aku memilih Mas jadi suami? Karena tidak ada yang lebih membahagiakan daripada melihat suami yang berjalan meninggalkan rumah menuju masjid untuk shalat berjama’ah”

Malam itu menjadi malam paling bersejarah dalam kehidupan pernikahan mereka. Untaian kalimat yang diiringi air mata itu bukan hanya melelehkan air mata yang sama. Tetapi juga menjadi jalan pertaubatan bagi sang suami. Menjadi pintu kembalinya seorang ikhwan ke medan dakwah dan medan juang.

Atas izin Allah, air mata cinta telah mengubah segalanya. Mengembalikan jiwa yang futur kepada Rabbnya. Menarik kembali hati yang menjauh ke jalur orbitnya. Menghadirkan lagi ketenangan dan kedamaian yang sempat hilang sekian lama. Cinta yang syar’i kepada suami membuat sang istri kehilangan saat sang suami jauh dari Tuhannya.

Cinta mengubah rasa kehilangan menjadi kesedihan yang memuarakan air mata. Lalu air mata itu tumpah dalam keheningan malam bersama sujud-sujud yang panjang. Air mata itu juga hadir bersama kata-kata cinta yang meminta suami kembali bersamanya; dalam mendekatkan diri kepada Ilahi. Maka untuk setiap istri, apa pun masalah suamimu dan apapun masalahmu dengan suamimu. Hadirkan cinta sebelum engkau menghadirkan perasaan lainnya. Cinta yang membuatmu berdoa mengetuk perkenanNya. Sebab Dialah yang memegang hati dan jiwa seluruh hambaNya. Dengan cinta pula, ungkapkan perasaanmu kepada belahan jiwa. Jika batu saja bisa pecah lantaran tetes air.

*Kisah di atas tersebut berdasarkan kisah nyata Abu Fakir, salah seorang peserta Kompetisi Menulis Pengalaman Dakwah (KMPD) Bersama Dakwah asal Bandung. [dikutip dari whatsapp Sahabat Im]

Sumber: pksciktim.org

Wednesday, May 21, 2014

Nasihat-nasihat Hebat ini Menjadikan Mereka Miliarder Dunia



Jendela Keluarga: Beberapa miliarder dunia ternyata meyakini, dan mengikuti nasihat hebat yang pernah diterimanya hingga berhasil meraih kesuksesan seperti sekarang.

Dilansir Business Insider, Minggu 2 Maret 2014, Linkedln meminta lebih dari 90 pemimpin dari berbagai industri berbagi saran dan nasihat terbaik yang pernah mereka terima dan terus diterapkan hingga hari ini.
Orang-orang sukses itu mengatakan, mereka mendapatkan nasihat dari orangtua, guru, atau yang diajarkan oleh mentor karier. Mereka selalu melekatkan nasihat dan pesan itu di hati dan pikiran.

Kalimat bijaksana itu yang mengilhami mereka tetap fokus mengejar karir yang ingin diraih, mendorong, mengarahkan, dan memotivasi mereka saat berada dalam keadaan sulit.

Berikut nasihat yang paling berpengaruh dalam kehidupan beberapa tokoh bisnis top dunia.

Julia Boorstin

Dia mengungkapkan nasihat yang selalu dia lekatkan ke hati adalah selalu mengatakan “ya” untuk setiap kesempatan kerja yang datang padanya. Kemudian dia melakukan pekerjaan itu dengan sebaik-baiknya dan memastikan dia telah mengerjakannya dengan benar.

Dia sebelumnya menjadi koresponden CNBC, kemudian bergabung dengan majalah Fortune. Awalnya dia cemas saat mendapatkan proyek-proyek yang dianggap di luar keahlian yang dimiliki.

Namun atasannya, editor Andy Serwer mengajarinya untuk hanya mengatakan “ya” untuk setiap kesempatan kerja yang datang menghampirinya, dan menyelesaikan tugas itu dengan sebaik-baiknya.

Deepak Chopra

Chopra, guru kepemimpinan terkenal, mengadopsi pandangan baru dari psikiater Dr Dan Siegel. Siegel menuturkan bahwa otak diibaratkan seperti halnya alat yang membutuhkan perawatan sehari-hari. Dia memberikan gambaran resep “piring makanan sehat untuk otak” di mana otak membutuhkan waktu tidur yang cukup, waktu untuk fisik, waktu untuk tetap fokus pada hal yang sedang dikerjakan, waktu untuk bermain, dan waktu untuk refleksi diri.

Angela Ahrendts

Sebelumnya Ahrendts adalah CEO Burberry. Saat ini dia menjabat sebagai Kepala Ritel Apple. Saat remaja dia masuk ke ruangan kerja ayahnya yang memiliki puisi berjudul “Desiderata” karya Max Ehrman dan terbingkai di dinding.

Karena terlalu sering membaca puisi itu, dia pun kemudian hafal kata per kata. Bertahun-tahun kemudian ternyata pesan dari puisi itu melekat dalam dirinya dan dia terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan dari puisi itu adalah selalu bersikap jujur pada diri sendiri.

T Boone Pickens

Nasihat berharga yang selalu melekat di hatinya yakni nasihat ayahnya yang mengatakan bahwa memiliki rencana hidup adalah hal yang sangat penting.

Pickens merupakan Chairman dan CEO BP Capital dan TBP Investments Management. Motivasi terbesar yang ia miliki bermula saat masih kuliah. Ayahnya tidak mau kehidupan anaknya berjalan tanpa perencanaan dan tujuan yang jelas.

Ayahnya pun berkata “Orang yang bodoh tetapi memiliki rencana hidup bisa mengalahkan orang yang jenius tetapi tidak memiliki rencana apapun dalam hidupnya”. Sejak saat itu, dia pun segera menyusun rencana hidup yang ingin dicapainya.

Arianna Huffington

Ibunya selalu mengajarkan agar ia bisa mengendalikan sikap. Huffington merupakan President dan Editor-in-Chief The Huffington Post Media Group.

Dia selalu mendapatkan nasihat yang sama dari ibunya saat dia merasa putus asa. Ibunya mengibaratkan kesedihan dengan menonton film horor di TV.

“Sayang, jika tidak suka dengan filmnya, kamu cukup menekan remote dan mencari channel TV lainnya. Kamu bisa mengendalikan dirimu sendiri, jangan terjebak, jangan memutar ulang kejadian sedih, seperti halnya film-film horor,” ujar ibunya ketika itu.

Duncan Niederauer

Nasihat yang berharga yang melekat darinya adalah dari ayahnya yang mengajarkan agar dia tidak mengikuti arus orang pada umumnya. Niederauer adalah Presiden New York Stock Exchange.

Betty Liu

Nasihat yang paling melekat dalam hidupnya adalah ciptakanlah keberuntunganmu sendiri. Liu adalah seorang anchor dalam acara “In the Loop” di Bloomberg Television, dia mulai tertarik masuk ke televisi pada pertengahan karirnya.

Banyak orang menganggapnya beruntung, karena dengan beralih profesi dia kemudian menemukan kesuksesannya. Tetapi, dia menegaskan kesuksesan yang diraihnya tersebut tidak ada hubungannya dengan keberuntungan. Menurutnya, seseorang dapat menciptakan keberuntungannya sendiri dengan rumus: peluang + persiapan = keberuntungan.

Pete Cashmore

Nasihat yang selalu melekat dalam pikirannya adalah jangan takut melakukan kesalahan, lakukan kesalahan dan belajarlah dari kesalahan itu.

Dia adalah pendiri Mashable, sebuah situs media pada 2005. Terdorong dengan nasihat lakukanlah kesalahan, diapun mencoba melakukan hal baru pada bisnisnya yang telah matang, tetapi gagal. Itulah yang memotivasinya mencoba belajar dari kesalahan yang dibuatnya dan mengembangkan bisnisnya.

Gurbaksh Chahal

Chahal adalah Chairman dan CEO RadiumOne. Dia terkenal dengan kesuksesannya menjadi pengusaha muda yang mengikuti jejak ayahnya. Nasihat dari ayahnya yang selalu dia ingat adalah jangan pernah menyerah.

Pada 1997, ia dan keluarganya harus pindah dari rumah mewah mereka karena ayahnya kehilangan semua uangnya di pasar saham. Setelah mengalami depresi beberapa saat, ayah angkatnya memberi ketahanan dan semangat baru untuk jangan pernah menyerah dalam keadaan apapun. Semangat itu yang memotivasi dia untuk bekerja keras tanpa mengenal lelah hingga akhirnya dia bisa mendapatkan rumah mewah itu kembali.

Dave Kerpen

Kerpen adalah CEO Likeable Local. Kerpel mendapatkan nasihat yang sangat berharga saat dia dihadapkan pada masalah besar. Dia belajar untuk diam dan lebih banyak mendengarkan.

Pekerjaan pertama yang digelutinya adalah menjadi salesperson di Radio Disney. Setelah beberapa tahun dia kemudian diangkat menjadi manager penjualan. Saat itu dia dihadapkan pada masalah besar yakni anjloknya penjualan.

Dia kemudian mengingat nasihat itu, diam dan mendengarkan. Kerpel pun lebih memilih untuk menanyakan pertanyaan kepada klien potensial dan menangani mereka. Dalam waktu 6 bulan dia pun berhasil membalikkan keadaan.

Tony Fernandes

Dia adalah CEO Air Asia. Dia mengaku nasihat yang paling melekat dalam hatinya adalah belajar dari hal-hal yang berjalan lambat.

Saat masih bekerja di Warner Music Malaysia, Vice Presiden perusahaan itu, Stephen Shrimton mengajaknya berdiskusi selama tiga jam terkait kenaikan jabatan. Inti dari diskusi itu adalah ambil hal-hal yang seakan berjalan lambat. Fernandes belajar bahwa pengalaman itu sangat berharga dan tidak ada yang bisa menggantikan, dan untuk memperoleh semua itu sangat dibutuhkan kesabaran.

Tuesday, May 13, 2014

Masjid Gedhe Kauman "Pesona Islam dalam Corak Budaya Jawa"

Masjid Gedhe Kauman

Jendela Keluarga: Sejarah keberadaan Masjid Gedhe Kauman tidak bisa dilepaskan dari Kraton Kasultanan Yogyakarta sebagai kerajaan Islam dalam perundingan Giyanti pada tahun 1755. Masjid Gedhe Kauman berdiri 18 tahun kemudian setelah perjanjian Giyanti.  Keistimewaan Masjid Gedhe Kauman adalah satu-satunya masjid raya di Indonesia yang berumur lebih 200 tahun menyimpan begitu banyak potensi sejarah di dalamnya.  Gaya arsitekturalnya yang kental dengan nuansa Kraton menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan objek wisata sejarah bagi wisatawan lokal maupun asing. Posisi Masjid Gedhe Kauman tidak jauh dari Kraton Yogyakarta, sebelah barat tepat disamping Alun-alun Utara. Secara administrasi masjid ini beralamat di Kampung Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Bila kita melihat bagian atap masjid ini menggunakan sistem atap tumpang tiga dengan mustaka yang mengilustrasikan daun kluwih dan gadha. Sistem atap tumpang tiga ini memiliki makna kesempurnaan hidup melalui tiga tahapan kehidupan manusia yaitu, Syariat, Makrifat dan Hakekat. Perubahan jaman dengan segala peristiwanya telah membuat bangunan masjid ini berkembang dan berbeda dengan masa lalunya. Pada tahun 1867 terjadi gempa besar yang meruntuhkan bangunan asli serambi Masjid Gedhe Kauman diganti dengan menggunakan material yang khusus diperuntukkan bagi bangunan kraton. Tidak ketinggalan pula lantai dasar masjid yang terbuat dari batu kali kini telah diganti dengan marmer dari Italia. Pesona dari Masjid Gedhe Kauman terletak pada beberapa keunikan salah satunya pemasangan batu kali putih pada dinding masjid tidak menggunakan semen dan unsure perekat lain, serta penggunaan kayu jati utuh yang telah berusia 200 tahun lebih sebagai penumpang bangunan masjid tersebut.

Seperti pada umumnya sebuah masjid raya, Masjid Gedhe Kauman terdiri dari masjid induk dengan satu ruang utama sebagai tempat untuk sholat yang dilengkapi tempat imam memimpin sholat atau mihrab. Samping kiri belakang mihrab terdapat maksura yang terbuat dari kayu jati bujur sangkar dengan lantai marmer yang lebih tinggi serta dilengkapi dengan tombak. Maksura difungsikan sebagai tempat pengamanan raja apabila Sri Sultan berkenan sholat berjamaah di Masjid Gedhe Kauman. Tidak jauh dari mihrab terdapat Mimbar yang berbentuk singgasana berundak sebagai tempat bagi khotib dalam menyampaikan khotbah Jumat. Mimbar dibuat dari kayu jati berhiaskan ukiran indah berbentuk ornament stilir tumbuh-tumbuhan dan bunga di prada emas.

Selain ruang inti masjid induk juga dilengkapi dengan berbagai ruangan yang memiliki fungsi berbeda, seperti pawestren (tempat khusus bagi jamaah putri), yakihun (ruang khusus peristirahatan para ulama, khotib, dan merbot), blumbang (kolam), dan tentu saja serambi masjid. Bagian lain dari kompleks Masjid Gedhe pada masa sekarang adalah KUA, kantor Takmir, Pagongan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan gamelan Sekaten, Pajagan yang dulunya digunakan sebagai tempat prajurit kraton berjaga dan terletak memanjang di kanan kiri gapura, serta regol atau gapura yang berbentuk Semar Tinandu dan merupakan pintu gerbang utama kompleks masjid.

Tak jauh berbeda dengan masjid atau mushalla pada umumnya, menyambut bulan Ramadhan Masjid Gedhe juga menyiapkan rangkaian acara dan takjilan buka bersama yang tiap harinya dikunjungi hingga 600 orang jamaah. Menurut Julianto Supardi, ketua panitia Ramadhan Masjid Gedhe, bahkan terdapat hari khusus dengan menu spesial. "Setiap hari Kamis kami (panitia-red) khusus menyembelih kambing dan menyediakan Gulai Kambing sebagai menu buka puasa". Jika anda bukan penderita tekanan darah tinggi akut, penulis rasa, menu special tersebut patut untuk dicoba dan jangan lupa untuk membawa kamera jika Anda tidak ingin melewatkan wisata religi dari nilai sejarah serta kemegahan yang unik dari arsitektur masjid tertua di Jogja tersebut. (Foto dan Teks oleh Aan Ardian/www.kotajogja.com)