- RPP Kelas 4 Tematik, Tema 2 Subtema1 Pembelajaran 1
- RPP Kelas 4 Tematik, Tema 2 Subtema1 Pembelajaran 2
- RPP Kelas 4 Tematik, Tema 2 Subtema1 Pembelajaran 3
- RPP Kelas 4 Tematik, Tema 2 Subtema1 Pembelajaran 4
- RPP Kelas 4 Tematik, Tema 2 Subtema1 Pembelajaran 5
- RPP Kelas 4 Tematik, Tema 2 Subtema1 Pembelajaran 6
Jendela Keluarga: Mewujudkan Keluarga Islami
Keluarga muslim adalah keluarga yang dibangun atas dasar nilai-nilai keislaman, Setiap anggota keluarga komintmen terhadap nilai-nilai keislaman. Sehingga keluarga menjadi tauladan dan lebih dari itu keluarga menjadi pusat dakwah Islam.
Merajut Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah
Keluarga sakinah adalah keluarga yang semua anggota keluarganya merasakan cinta kasih, keamanan, ketentraman, perlindungan, bahagia, keberkahan, terhormat, dihargai, dipercaya dan dirahmati oleh Allah SWT.
Cinta Tanpa Syarat
Ketika suami dan isteri sudah menetapkan “cinta tanpa syarat” dan saling memahami, maka perbedaan dan pertengkaran tidak membesar menjadi konflik yang merusakkan kebahagiaan keluarga.
Cinta Tidak Harus Dengan Kata
Mencintai dengan sederhana, adalah mencintai “dengan kata yang tak sempat diucapkan” dan “dengan isyarat yang tak sempat disampaikan”.
Komunikasi dan Interaksi Penuh Cinta
Hal yang sangat vital perannya dalam menjaga keharmonisan rumah tangga adalah interaksi dan komunikasi yang sehat, komunikasi yang indah dan melegakan serta komunikasi penuh cinta antara seluruh anggotanya.
Thursday, September 18, 2014
Download Kumpulan RPP Tematik Kurikulum 2013 Lengkap
Wednesday, September 17, 2014
Bunga Tapakdara (Catharanthus roseus)
Tapakdara (Catharanthus roseus)
Jenis : Tanaman Liar dan Hias
Keterangan :
Ambillan beberapa helai daun tapak dara yang masih segar
Cuci sampai bersih
Tumbuk daun tapak dara dengan beras secukupnya hingga menjadi seperti bubur
Tempelkan ramuan tersebut kebagian tubuh yang mengalami luka bakar sampai kering.
2. Akut limfosit leukemia
Rebus 15 gram daun tapak dara dengan air secukupnya sampai mendidih
Saring ambil airnya
Minum air ramuan tersebut secara rutin
3. Khasiat daun tapak dara yang lainnya
Rebusan daun tapak dara juga cocok untuk mengobati berbagai jenis penyakit seperti penyakit hipertensi, kencing manis dan tekanan darah tinggi.
Bahan: 2 - 5 lembar daun tapakdara Cara membuat: dikunyah sampai lembut. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru.
Bahan: 1 genggam (12 -20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.
6. Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 - 30 gram daun tapakdara kering Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.
7. Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih. Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.
Bahan: 4 - 7 lembar daun tapakdara Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan: diminum biasa.
9. Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada yang luka.
Sinyo Nakal(Duranta Erecta)
Sinyo Nakal(Duranta Erecta)
Jenis : Tanaman Hias dan Pagar
Keterangan :
2. Memperlancar peredaran darah,
Catatan : “Ramuan berbahan sinyo nakal tidak dianjurkan dikonsumsi oleh wanita hamil”
Sunday, September 14, 2014
Lomba Menulis Puisi Esai 2014 Total Hadiah 50 Juta
Berhadiah Total Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah)
Lomba Menulis Puisi ini terbuka untuk umum.
Ketentuan Umum:
Tema. Tema puisi esai adalah masalah sosial, khususnya masalah sosial yang problematis. Aspek sosial yang dipilih bebas, boleh berupa kisah cinta tak sampai karena perbedaan status sosial ekonomi, agama, ideologi, pandangan politik, dan sebagainya. Puisi esai dianggap berhasil jika temanya menyentuh persoalan masyarakat luas.
Penokohan. Tokoh puisi esai adalah sosok di tengah pergulatan sosial maupun sosok yang melibatkan diri dalam situasi sosial yang problematis. Tokoh harus dieksplorasi dan dihadirkan pergulatan psikologis dan gambaran batinnya dan harus menggam-barkan perkembangan psikologis tokohnya. Puisi esai dianggap berhasil jika tokohnya menyentuh pembaca.
Alur. Karena puisi esai cenderung panjang, maka pengolahan alur menjadi penting agar unsur dramatik puisi esai dapat dikem-bangkan sebaik-baiknya hingga tidak membosankan.
Latar. Latar puisi esai bebas, baik masa kini maupun masa silam, namun harus memiliki dan menghadirkan dimensi sosial yang kritis. Latar puisi esai hendaknya mengacu pada latar sosial yang benar-benar pernah terjadi, baik di masa kini maupun di masa lalu. Acuan pada kenyataan ditunjukkan oleh adanya Catatan Kaki.
Catatan Kaki. Catatan Kaki dapat berupa hasil riset/penelitian sosial, makalah, buku ilmiah, maupun pemberitaan di media massa.
Bahasa. Puisi esai ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, komunikatif, serta mudah dimengerti. Penggunaan metafora, simbol, rima, metrum, dan berbagai gaya bahasa lainnya, dibolehkan —bahkan sangat dianjurkan— namun harus tetap komunikatif dan mudah dipahami.
Ketentuan Khusus :
- Puisi esai ditulis dengan Ms. Word. Panjang puisi esai minimal 10.000 karakter.
- Puisi esai diemailkan ke alamat berikut:lomba.puisi.esai.2014@gmail.com dengan cc kejurnal.sajak@gmail.com, dalam bentuk attachment,selambat-lambatnya 30 September 2014, dengan nama file menggunakan nama asli Anda (nama lengkap).
- Tulis identitas di halaman akhir puisi esai yang Anda kirimkan: nama, alamat sesuai KTP, nomor telpon genggam, alamat email, akun facebook atau twitter (jika ada), dan biodata ringkas.
- Pemenang lomba menulis puisi esai akan diumumkan diJurnal Sajak Edisi 8, Januari 2015, serta di akun twitter @DennyJA_World.
- Keputusan Dewan Juri tidak dapat digugat. Baik Juri maupun panitia tidak melayani aneka pertanyaan soal mengapa sebuah karya menang atau tidak.
- Penyelenggara berhak memuat puisi esai pemenang diJurnal Sajak tanpa memberi honor lagi.
- Penyelenggara berhak memuat puisi esai yang tidak menang di Jurnal Sajak, atau menerbitkannya dalam bentuk buku, dengan honor secukupnya.
Untuk lebih memahami apa itu puisi esai, baca antara lain:
- “Puisi Esai, Apa dan Mengapa” (search di Google, ditulis oleh Denny JA)
- Workshop puisi esai Denny JA (search di Youtube, 3 seri video)
- Lima puisi esai Denny JA (“Sapu Tangan Fang Yin”, “Romi dan Yuli dari Cikeusik”, “Minah Tetap Dipancung”, “Cinta Terlarang Batman dan Robin”, “Bunga Kering Perpisahan”) yang bisa dibaca di www. puisi-esai.com
- Puisi esai juara Lomba Menulis Puisi Esai 2012 dan 2013.
Hadiah
- Pemenang Pertama Rp 12.500.000,00
- Pemenang Kedua Rp 10.000.000,00
- Pemenang Ketiga Rp 7.500.000,00
- 10 Pemenang Hiburan @ Rp 2.000.000,00
Info lengkap:
forum : http://inspirasi.co
Twitter: @DennyJA_Worl
Tuesday, September 2, 2014
Balita Diajarkan Calistung, Saat SD Potensi Terkena 'Mental Hectic'
JAKARTA--Anak usia di bawah lima tahun (balita) sebaiknya tak buru-buru diajarkan baca tulis dan hitung (calistung). Jika dipaksa calistung si anak akan terkena 'Mental Hectic'.
''Penyakit itu akan merasuki anak tersebut di saat kelas 2 atau 3 Sekolah Dasar (SD). Oleh karena itu jangan bangga bagi Anda atau siapa saja yang memiliki anak usia dua atau tiga tahun sudah bisa membaca dan menulis,'' ujar Sudjarwo, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ditjen PNFI Kemendiknas, Sabtu (17/7).
Oleh karena itu, kata Sudjarwo, pengajaran PAUD akan dikembalikan pada 'qitah'-nya. Kemendiknas mendorong orang tua untuk menjadi konsumen cerdas, terutama dengan memilih sekolah PAUD yang tidak mengajarkan calistung.
Saat ini banyak orang tua yang terjebak saat memilih sekolah PAUD. Orangtua menganggap sekolah PAUD yang biayanya mahal, fasilitas mewah, dan mengajarkan calistung merupakan sekolah yang baik. ''Padahal tidak begitu, apalagi orang tua memilih sekolah PAUD yang bisa mengajarkan calistung, itu keliru,'' jelas Sudjarwo.
Sekolah PAUD yang bagus justru sekolah yang memberikan kesempatan pada anak untuk bermain, tanpa membebaninya dengan beban akademik, termasuk calistung. Dampak memberikan pelajaran calistung pada anak PAUD, menurut Sudjarwo, akan berbahaya bagi anak itu sendiri. ''Bahaya untuk konsumen pendidikan, yaitu anak, terutama dari sisi mental,'' cetusnya.
Memberikan pelajaran calistung pada anak, menurut Sudjarwo, dapat menghambat pertumbuhan kecerdasan mental. ''Jadi tidak main-main itu, ada namanya 'mental hectic', anak bisa menjadi pemberontak,'' tegas dia.
Kesalahan ini sering dilakukan oleh orang tua, yang seringkali bangga jika lulus TK anaknya sudah dapat calistung. Untuk itu, Sudjarwo mengatakan, Kemendiknas sedang gencar mensosialisasikan agar PAUD kembali pada fitrahnya. Sedangkan produk payung hukumnya sudah ada, yakni SK Mendiknas No 58/2009. ''SK nya sudah keluar, jadi jangan sembarangan memberikan pelajaran calistung,'' jelasnya.
Sosialisasi tersebut, kata Sudjarwo, telah dilakukan melalui berbagai pertemuan di tingkat kabupaten dan provinsi. Maka Sudjarwo sangat berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti komitmen pusat untuk mengembalikan PAUD pada jalurnya. ''Paling penting pemda dapat melakukan tindak lanjutnya,'' jawab dia.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Srie Agustina, Koordinator Komisi Edukasi dan Komunikasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), menyatakan, memilih mensosialisasikan produk pendidikan merupakan bagian dari fungsi dan tugas BPKN untuk melakukan perlindungan terhadap konsumen.
Dalam hal ini, kata Srie, BPKN memprioritaskan sosialisasi pada anak usia dini. Sebab berdasarkan Konvensi Hak Anak, setiap anak memiliki empat hak dasar. Salah satunya adalah hak untuk mendapatkan perlindungan dalam kerugian dari barang dan produk, termasuk produk pendidikan. ''Untuk itu sejak dini anak dilibatkan, karena di usia itulah pembentukan karakter terjadi,'' papar Srie.
Namun menurut Srie, mengedukasi tentang sebuah produk harus menggunakan metode khusus. Tidak dapat berwujud arahan dan larangan, namun dengan cara yang menyenangkan, salah satunya dengan festival mewarnai sebagai salah satu teknik untuk memberikan edukasi. ''Dengan mewarnai, mereka bisa terlibat dan merasa lebur di dalamnya, selain itu dalam gambar yang diwarnai tersebut disisipkan pesan-pesan yang ingin disampaikan,'' pungkasnya.
Sumber: ROL
Lomba Menulis Esai Tema Pendidikan - FKIP UNS
B. Tujuan
- Menyalurkan aspirasi mahasiswa untuk Pendidikan Indonesia yang lebih baik kepada Presiden RI yang baru
- Memacu kreatifitas dan inovasi mahasiswa
- Menyalurkan gagasan mahasiswa dalam bidang pendidikan
C. Waktu Pelaksanaan
- 27 — 30 September 2014 Registrasi & deadline pengumpulan karya
- 1–9 Oktober 2014 Penjurian
- 11 Oktober 2014 Pengumuman karya
- 31 Oktober 2014 Presentasi 10 karya terbaik
- 1 November 2014 Field trip dan Tabligh Akbar
Persyaratan Administratif
- Peserta yang mengikuti lomba adalah Mahasiswa (D3/S1) aktif di Perguruan Tinggi di Indonesia dengan bukti mengirimkan 1 (satu) lembar scan Kartu Tanda Mahasiswa.
- Lomba bersifat individu.
- Karya yang dikirimkan adalah karya ASLI dan ORISINIL serta belum pernah dipublikasikan/diikutsertakan dalam lomba yang serupa. Esai juga bukan hasil saduran/terjemahan.
- Menyertakan surat orisinalitas, CV, dan form pendaftaran yang dapat di download di www.ski.fkip.uns.ac.id
Pengiriman Berkas dan Registrasi
Karya tulis dikirimkan dalam bentuk softcopy. Softcopy dalam bentuk pdf (cover hingga lampiran dijadikan dalam satu file) dengan format nama file :
IW2014_KEEP_NAMA_ASALUNIVERSITAS_JUDULESAI(3KataPertama)
dikirimkan ke alamat email : keepskifkipuns@gmail.com
Contoh :
IW2014_KEEP_Herdika_Universitas Sebelas Maret_Pendidikan Langkah Awal
Lampirkan:
- Scan Kartu Tanda Mahasiswa
- Scan Surat Orisinalitas Karya (Download di http://www.mediafire.com/view/u0ibrt7n07mxyfb/lembar_orisinalitas_Keep.doc)
- Scan Form Pendaftaran dan CV Peserta (Download di http://www.mediafire.com/view/9f365eudufesfjb/CV_dan_Form_Pendaftaran.docx)
- Follow twitter @KeepFULDKIP dan Like Fans Page Facebook Kompetisi Essay Pendidikan FULDKIP
- Mention dengan format @KeepFULDKIP_Judul_#UntukPendidikanIndonesia
- Registrasi dilanjutkan melalui sms
Dengan format :KEEP_Nama_Alamat Email
Kirim ke Nuha (085867910868)
Pengumuman dan Penghargaan
- Pengumuman 20 karya terbaik dapat dilihat di website www.ski.fkip.uns.ac.id dan akan dihubungi oleh panitia via SMS.
- 20 besar terbaik akan mempresentasikan esainya di hadapan juri secara langsung di Universitas Negeri Surakarta pada tanggal 31 Oktober 2014.
- Semuafinalis 20 besar WAJIB ikut dalam Fieldtrip atau kunjungan ke beberapa tempat wisata dan kuliner di daerah Surakarta dan sekitarnya.
- (Finalis akan diberikan surat pengantar untuk meminta bantuan dana ke dekanat fakultas masing-masing)
- Pengumuman pemenang 3 besar akan dilaksanakan pada Tabligh Akbar Islamic Week yang diselenggarakan oleh Sentra Kegiatan Islam (SKI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS pada tanggal 1 November 2014.
Hadiah 3 Besar
- Juara1 :Rp 3.000.000 + Trophy +PiagamPenghargaan
- Juara2 :Rp 2.000.000 + Trophy + PiagamPenghargaan
- Juara3 :Rp 1.000.000 + Trophy + PiagamPenghargaan
- Juara 4 - 20 mendapatkan Piagam Penghargaan
KETENTUAN PENULISAN
a. Sifat dan Isi Tulisan
Sifat dan isi tulisan memenuhi persyaratan sebagai berikut :
b. Kreatif dan Inovatif
- Tulisan berisigagasan yang kreatif sesuai dengan tema
- Karya tulis berupa inovasi peserta
- Karya tulis juga mengulas suatu permasalahan dalam sistem Pendidikan di Indonesia, kemudian diberikan solusi yang sesuai dan tepat
c. Orisinalitas Karya
- Keaslian karya
- Keaslian gagasan dalam menciptakan sebuah inovasi
d. Sistematika Penulisan
- Diketik dalam kertas berukuran A4, font Times New Roman 12 pt dengan margin 3,4,3,3 spasi 1,5.
- Memenuhi standar penulisan esai dengan panjangnaskah minimal 5 halaman, maksimal 6 halaman.
- Judul esai ditulis dengan huruf capital dan dicetak tebal (Bold) dengan rata tengah (alignment center)
Contact:
Web: http://ski.fkip.uns.ac.id
Twitter: @skifkip_uns @KeepFULDKIP
Monday, August 25, 2014
NEGERI TANPA AYAH
by : Ust Bendri Jaisyurrahman (@ajobendri)
1| Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola.
2| AYAH itu gelar untuk lelaki yg mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar 'membuat' anak.
3| Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi
4| AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja.
5| Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yg tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah
6| Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH ?
7| Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari umar bin khattab : "AYAH durhaka bukan yg bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yg menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya."
9| AYAH ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya
10| AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya.
11| Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country
12| Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama ?
13| Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi
14| Banyak anak yg sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya
15| Semangat quran mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya'qub, Imron. Mereka adalah contoh AYAH yg peduli
16| Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata: Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH
17| Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAHnya bukan ibu. Nasab yg merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggungjawaban kelak
18| Rasulullah yg mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAHnya. Tapi nilai-nilai keAYAHan tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya
19| Nabi Ibrahim adalah AYAH yg super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi nabi
20| Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.
21| Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut
22| Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid
23| Harus ada sosokp AYAH yg mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yg tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yg berkisah tapi AYAH
24| AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was was atau merasa terancam dengan hardikan
25| Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid.
26| Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya
27| AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya
28| Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH 'kepala sekolah' tapi AYAH 'penjaga sekolah'
29| Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya
30| Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak
31| Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika
32| AYAH mengajarkan anak menjadi pemimpin yg tegas. Ibu membimbingnya menjadi pemimpin yg peduli. Tegas dan peduli itu sikap utama
33| Hak anak adalah mendapatkan pengasuh yg lengkap. AYAH terlibat, ibu apalagi
34| Mari penuhi hak anak untuk melibatkan AYAH dalam pengasuhan. Semoga negeri ini tak lagi kehilangan AYAH.
35| Silahkan share jika berkenan agar makin banyak AYAH yang peduli
Silahkan share tulisan ini. Semoga bisa menjadi ibrah:













