Selamat Datang di Web Jendela Keluarga Aris Nurkholis - Ratih Kusuma Wardani

Jendela Keluarga: Mewujudkan Keluarga Islami

Keluarga muslim adalah keluarga yang dibangun atas dasar nilai-nilai keislaman, Setiap anggota keluarga komintmen terhadap nilai-nilai keislaman. Sehingga keluarga menjadi tauladan dan lebih dari itu keluarga menjadi pusat dakwah Islam.

Merajut Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Keluarga sakinah adalah keluarga yang semua anggota keluarganya merasakan cinta kasih, keamanan, ketentraman, perlindungan, bahagia, keberkahan, terhormat, dihargai, dipercaya dan dirahmati oleh Allah SWT.

Cinta Tanpa Syarat

Ketika suami dan isteri sudah menetapkan “cinta tanpa syarat” dan saling memahami, maka perbedaan dan pertengkaran tidak membesar menjadi konflik yang merusakkan kebahagiaan keluarga.

Cinta Tidak Harus Dengan Kata

Mencintai dengan sederhana, adalah mencintai “dengan kata yang tak sempat diucapkan” dan “dengan isyarat yang tak sempat disampaikan”.

Komunikasi dan Interaksi Penuh Cinta

Hal yang sangat vital perannya dalam menjaga keharmonisan rumah tangga adalah interaksi dan komunikasi yang sehat, komunikasi yang indah dan melegakan serta komunikasi penuh cinta antara seluruh anggotanya.

Sunday, April 5, 2020

Tadabbur Quran Surat Al Mursalat Ayat 44: Allah SWT Membalas Kebaikan Orang-orang Muhsin



Tadabbur Alquran Surat Al Mursalat ayat  44

إِنَّا كَذَ ٰ⁠لِكَ نَجۡزِی ٱلۡمُحۡسِنِینَ

"Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat ihsan". (Al-Mursalat: 44)

❇️ Ayat ini merupakan penutup, tentang balasan surga dengan segala kenikmatannya, yang disediakan untuk orang-orang yang berbuat ihsan

❇️ Diantara kenikmatan yang disebut di ayat 41 - 43 sebelumnya adalah: Selalu berada dalam naungan (yang teduh) di sekitar mata air yang indah

❇️  Mendapat berbagai macam buah-buahan yang mereka ingini. Dipersilakan makan dan minum dengan sesuka hati tanpa batas

❇️ Demikian diantara balasan yang telah disiapkan oleh Allah swt, untuk semua hambaNya yang mampu berbuat ihsan

❇️  Yaitu berbuat kebaikan yang terbaik, dengan cara yang terbaik, dan menghasilkan kebaikan yang terbaik. Ihsan adalah puncak kebaikan dalam beragam amal

Diambil dari grup ODOT (One Day One Tadabbur)  Ust  Dr. Atabik Lutfi, Lc.MA.

Friday, April 3, 2020

Tadabur Quran Surat Al Ghasiyah Ayat 23-24 Tentang Azab untuk yang Ingkar



Tadabur Alquran Surat  Al-Ghasyiyah: 23 - 24 Tentang Azab Bagi Orang Yang Ingkar

إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ ۝  فَیُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَكۡبَرَ

"Kecuali (jika ada) orang yang berpaling dan kufur, maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar". (Al-Ghasyiyah: 23 - 24)

Penjelasan:
📖 Setelah menjelaskan tugas Rasulullah saw sebagai pemberi peringatan, ayat ini menyebut hukuman bagi yang berpaling darinya

📖 Mereka yang menerima peringatan, mendapat keselamatan, sedang yang menolak dan mengabaikan menerima hukuman azab yang besar

📖 Azab yang besar menurut para mufassir adalah azab akhirat. Semua yang di akhirat itu besar dan berat

📖 Mafhumnya, ada azab yang kecil atau ringan, yaitu hukuman di dunia, jika dibandingkan dengan di akhirat

📖 Ayat yang semakna dengan ini terdapat di As-Sajdah: 21, "Dan Kami timpakan kepada mereka sebagian siksa yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat)...."

📖 Ibnu Abbas ra menyebut, diantara azab kecil adalah bala, musibah, atau bencana yang terjadi di dunia

Diambil dari ODOT (One Day One Tadabbur) Ust. Dr. Atabik Lutfi, Lc. MA.

Monday, March 5, 2018

Dampak buruk perkawinan anak

Setiap anak berpotensi mengalami stunting

Ciri-ciri Stunting

Apa itu stunting...?

Tuesday, February 6, 2018

Apakah itu Stunting..?


Kebanyakan orangtua hanya melihat perkembangan dan pertumbuhan anaknya dari berat badan saja. Jika berat badan cukup atau melihat pipi anaknya sudah sedikit tembam, maka dianggap anak tersebut sudah sehat. Padahal, tinggi badan tak kalah penting untuk dipantau. Banyak yang tidak menyadari bahwa anak pendek adalah permasalahan gizi yang cukup buruk bagi kesehatan anak. Apa dampak dari tinggi badan anak pendek? Apa penyebabnya?

Tubuh anak pendek bisa jadi tanda gangguan pertumbuhan stunting

Stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan ia lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya. Banyak yang tak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah pertumbuhan si kecil. Apalagi, jika stunting dialami oleh anak yang masih di bawah usia 2 tahun. Hal ini harus segera ditangani dengan segera dan tepat. Pasalnya stunting adalah kejadian yang tak bisa dikembalikan seperti semula jika sudah terjadi.
Kondisi ini disebabkan oleh tidak tercukupinya asupan gizi anak, bahkan sejak ia masih di dalam kandungan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa 20% kejadian stunting sudah terjadi ketika bayi masih berada di dalam kandungan. Kondisi ini diakibatka oleh asupan ibu selama kehamilan kurang berkualitas, sehingga nutrisi yang diterima janin sedikit. Akhirnya, pertumbuhan di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran.
Selain itu, stunting juga bisa terjadi akibat asupan gizi saat anak masih di bawah usia 2 tahun tidak tercukupi. Entah itu tidak diberikan ASI eksklusif ataupun MPASI (makanan pendamping ASI) yang diberikan kurang mengandung zat gizi yang berkualitas.
Banyak teori yang menyatakan bahwa kurangnya asupan makanan yang mengandung zink zat besi, serta protein ketika anak masih berusia balita, adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan kejadian ini.

Bagaimana saya bisa tahu kalau anak pendek?

Hal ini sebenarnya bisa Anda ketahui jika Anda memantau pertumbuhan serta perkembangan si kecil sejak ia lahir. Beberapa gejala dan tanda lain yang terjadi kalau anak mengalami gangguan pertumbuhan:
  • Berat badan tidak naik, bahkan cenderung menurun
  • Perkembangan tubuh terhambat, seperti telat menarche (menstruasi pertama anak perempuan)
  • Anak mudah terkena penyakit infeksi
Sementara, untuk tahu apakah tinggi anak normal atau tidak, Anda harus secara rutin memeriksakannya ke pelayanan kesehatan terdekat. Misalnya saja, membawa si kecil ke Posyandu atau Puskesmas terdekat setiap bulan.

Apa dampaknya jika anak pendek sejak kecil?

Anak pendek sebenarnya mengalami gangguan pertumbuhan. Jika tidak ditangani dengan baik maka akan memengaruhi pertumbuhannya hingga ia dewasa nanti, tidak cuma dampak fisik saja. Berikut adalah risiko yang dialami oleh anak pendek atau stunting di kemudian hari.
  • Kesulitan belajar
  • Kemampuan kognitifnya lemah
  • Mudah lelah dan tak lincah dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya
  • Risiko untuk terserang penyakit infeksi lebih tinggi
  • Risiko mengalami berbagai penyakit kronis (diabetes, penyakit jantung, kanker, dan lain-lain) di usia dewasa
Ketika dewasa nanti, bahkan dilaporkan bahwa anak pendek akan memiliki tingkat produktifitas yang rendah dan sulit bersaing di dalam dunia kerja. Ya, stunting adalah masalah gizi yang berdampak hingga anak berusia lanjut usia apabila tidak ditangani segera.

Apakah stunting masih bisa diatasi dan diperbaiki?

Sayangnya, stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan yang tidak bisa dikembalikan seperti semula. Maksudnya, ketika seorang anak sudah stunting atau pendek sejak ia masih balita, maka pertumbuhannya akan terus lambat hingga ia dewasa.
Saat pubertas, ia tidak dapat mencapai pertumbuhan maksimal akibat sudah terkena stunting di waktu kecil. Meskipun, Anda telah memberikannya makanan yang kaya akan gizi, namun tetap saja pertumbuhannya tidak dapat maksimal.
Namun, tetap penting bagi Anda memberikan berbagai makanan yang bergizi tinggi agar mencegah kondisi si kecil semakin buruk dan gangguan pertumbuhan yang ia alami semakin parah. Oleh karena itu, sebenarnya hal ini dapat dicegah dengan cara memberikan nutrisi yang maksimal saat awal-awal kehidupannya, yaitu 1.000 hari pertama kehidupan.
Jika Anda mengetahui bahwa si kecil mengalami kondisi ini, maka sebaiknya segera konsultasikan pada dokter anak Anda, agar cepat teratasi.